Dalam menghadapi banyak pekerjaan kantor, pengguna terkadang perlu melakukan pemulihan sistem ketika mereka menginstal kombinasi aplikasi yang salah atau mengganti komputer. Jika Anda lupa mencadangkan file-file penting Anda sebelum pemulihan sistem, panduan ini akan memberi tahu Anda cara memulihkan data setelah Pemulihan Sistem.

Ya, seringkali dimungkinkan untuk memulihkan data setelah pemulihan sistem, tetapi tingkat keberhasilannya bergantung pada beberapa faktor:
Pemulihan sistem terutama menargetkan file sistem, pengaturan registri, dan program yang terinstal. Namun, dalam kasus yang jarang terjadi, terutama jika terjadi kesalahan, file pribadi mungkin terpengaruh atau hilang.
Jika Anda tidak memiliki cadangan data di PC Anda, perangkat lunak profesional seperti Coolmuster Data Recovery menyediakan solusi yang lebih mendalam. Alat ini memindai arsitektur hard drive Anda untuk menemukan fragmen file yang tidak dapat lagi dilihat oleh sistem operasi.
Fitur utama perangkat lunak pemulihan data PC ini:
Unduh Coolmuster Data Recovery.
Untuk memulihkan data Anda dari PC setelah memulihkan sistem dengan perangkat lunak ini:
01 Instal perangkat lunak pemulihan data pada partisi yang berbeda dari partisi yang ingin Anda pulihkan (misalnya, jika Anda kehilangan file di Drive C, instal perangkat lunak di Drive D atau USB eksternal).
02 Setelah terhubung, pilih "Pemulihan yang Dihapus" atau "Pemulihan yang Diformat", lalu pilih drive tempat file Anda berada dan klik "Mulai Pindai" agar perangkat lunak melakukan pemindaian.

03 Telusuri hasilnya, pilih file yang Anda butuhkan, dan simpan ke perangkat Anda dengan mengklik "Pulihkan ke Komputer".

Jika Anda telah mengantisipasi hal ini dengan mengaktifkan Riwayat Berkas sebelum pemulihan sistem, Anda dapat mengembalikan folder Anda ke titik waktu tertentu. Kemudian, dapatkan kembali berkas Anda tanpa kesulitan.
Untuk memulihkan file setelah Pemulihan Sistem melalui Riwayat File:
Langkah 1: Buka "Panel Kontrol" dan navigasikan ke "Sistem dan Keamanan" > "Riwayat File".
Langkah 2: Di bilah sisi kiri, klik Pulihkan file pribadi. Anda akan melihat garis waktu folder yang telah dicadangkan. Gunakan panah di bagian bawah untuk menemukan tanggal sebelum Anda melakukan Pemulihan Sistem.
Langkah 3: Pilih file atau folder yang Anda inginkan dan klik tombol hijau "Pulihkan" untuk mengembalikannya ke lokasi semula.

Bagi mereka yang menggunakan alat Backup and Restore ( Windows 7) versi lama—yang masih tersedia di Windows 10 dan 11—pemulihan sangat mudah bahkan setelah pengaturan ulang pabrik sepenuhnya.
Untuk memulihkan data dengan fitur Pencadangan dan Pemulihan setelah pengaturan ulang pabrik:
Langkah 1: Hubungkan drive cadangan eksternal Anda ke PC. Kemudian buka "Panel Kontrol" > "Sistem dan Keamanan" > "Pencadangan dan Pemulihan ( Windows 7)" > "Pulihkan file saya".

Langkah 2: Klik "Telusuri file" atau "Telusuri folder". Kemudian pilih item dari cadangan Anda.

Langkah 3: Ikuti petunjuk untuk mengembalikannya ke lokasi semula atau folder baru.
Jika Anda menginstal ulang Windows tanpa memformat drive Anda , file lama Anda mungkin tersimpan di folder bernama Windows . Windows membuat ini sebagai jaring pengaman.
Untuk memulihkan file Anda setelah menginstal ulang Windows dengan folder Windows .old:
Langkah 1: Buka File Explorer dan masuk ke drive C:. Kemudian cari folder bernama " Windows ".
Langkah 2: Di dalam, navigasikan ke "Pengguna" > "[NamaPenggunaAnda]", dan periksa folder (Desktop, Dokumen, dll.) untuk file Anda yang hilang.
Langkah 3: Salin file-file ini secara manual dari Windows .old segera, karena Windows akan secara otomatis menghapus folder ini 10 hingga 28 hari setelah pembaruan atau instal ulang.

Seringkali dimungkinkan untuk memulihkan data setelah pemulihan sistem, pengaturan ulang pabrik , atau instalasi ulang Windows , tetapi keberhasilannya bergantung pada persiapan dan waktu yang tepat. Alat bawaan seperti Riwayat Berkas dan Pencadangan dan Pemulihan menawarkan opsi pemulihan yang paling andal, sementara perangkat lunak Coolmuster Data Recovery dapat membantu jika tidak ada cadangan yang tersedia.
Untuk meminimalkan risiko di masa mendatang, sangat disarankan untuk melakukan pencadangan data secara berkala dan mengaktifkan fitur pemulihan sejak dini. Kehilangan data mungkin tidak dapat diprediksi, tetapi dengan strategi yang tepat, hal itu tidak harus bersifat permanen.
Artikel Terkait:
Cara Mengembalikan Data Setelah Reset Pabrik dengan/Tanpa Backup
Panduan Lengkap Cara Melakukan Hard Reset pada Ponsel Android
Cara Menghapus Paksa File di Windows dan Mac : Panduan Lengkap
[Panduan Langkah demi Langkah] Bagaimana Cara Mengembalikan iPhone Tanpa Kehilangan Data?